![]() |
| Indonesia menyoroti Nusa Tenggara Barat pada 2018 ITB Asia |
Dengan tema Rising Lombok sebagai bagian dari kampanye Wonderful Indonesia, Indonesia berusaha untuk meningkatkan citra pariwisata NTB menyusul gempa bumi dahsyat yang menghancurkan wilayah tersebut pada bulan Juli dan Agustus. Di antara area yang dipromosikan pada acara tersebut adalah Mandalika (Pantai Kuta, Tanjung Aan dan Bukit Merese), Sekotong (Gili Nangu, Gili Sudak, Gili Kedis), Tete Batu dan Kota Mataram.
Di 11th ITB Asia, negara ini menampilkan paviliun seluas 405 meter persegi yang dilengkapi phinisi yang menampilkan 91 bisnis pariwisata yang mewakili 15 provinsi, termasuk Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta , Kalimantan Barat, NTB, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua dan Bali.
"Acara ini menyatukan para penjual Indonesia dengan sekitar 1.265 pembeli internasional. Ada juga ribuan delegasi dan pengunjung dari negara lain, tidak hanya dari kawasan Asia tetapi di seluruh dunia," kata Deputi Pemasaran Departemen Pariwisata I, Masruroh, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Selain itu, Indonesia juga berpartisipasi dalam Paviliun Perjalanan Muslim yang berkaitan dengan tujuan halal di ITB Asia sebagai bagian dari kampanye Rising Lombok.
Dalam pernyataannya, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan acara ini berfungsi sebagai kesempatan untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Indonesia, terutama karena Singapura adalah salah satu pasar pariwisata utama kepulauan itu.
"Melalui acara ini, bisnis pariwisata Indonesia dapat memperluas jaringan mereka dengan pembeli potensial dari luar negeri," tambah Arief.
Diperkirakan bahwa lebih dari 1,5 juta wisatawan Singapura mengunjungi Indonesia sepanjang 2017. Sementara itu, antara Januari dan Agustus tahun ini, 1,08 juta warga Singapura tiba, atau naik 11,24 persen dari periode yang sama tahun lalu. Agen Poker




Tidak ada komentar:
Posting Komentar